(Source: blogsecret)
Ada yang tak sempat tergambarkan
oleh kata ketika kita berdua
Hanya aku yang bisa bertanya Mungkinkah kau tahu jawabnya
Malam jadi saksinya
Kita berdua di antara kata yang tak terucap
Berharap waktu membawa keberanian
untuk datang membawa jawaban
Mungkinkah kita ada kesempatan
Ucapkan janji
Takkan berpisah selamanya
lirik : Is (Payung Teduh)
setelah waktu cuti yang sangat panjang, akhirnya gue kembali ke blog ini. dengan format yang engga jauh beda nantinya. gue pikir postingan gue yang udah lalu engga perlu untuk dihapus, mungkin beberapa ada yang gue hide, tp mostly engga. lagipula cerita dan rasa yang lalu gue teriakan disini memperlihatkan salah satu bukti sisi lain dari seorang mahasiswa pemalas yang berguling pun segan. jadi mohon itu diperhitungkan sebagai sebuah kemajuan dari gue :D
aku berbisik padamu, sayang,
Don Juan-ku, algojoku..
jika kau ingin memenggal kepalaku,
aku tak takut, sayang..
jika pada akhirnya kau memenggal kepalaku yang kebas,
kuyakin pedangmu tak akan sanggup melukai satupun lapisan kulitku, sayang..
jika pada akhirnya kepalaku berhasil kau lepas,
kuyakin darahku tak akan menetes setitikpun untukmu, sayang..
jika pada akhirnya darahku berhasil kau peras,
kuyakin diriku tak akan mati untukmu, sayang..
jika pada akhirnya hidupku berhasil kau rampas.
kuyakin jiwaku tetap hidup untukmu, sayang..
di matamu, di bibirmu, di tanganmu, di hatimu, sebagai gelapmu, pahitmu, sakitmu, hangatku.